Leopon (Macan Tutul jantan dan Singa betina)

Leopon tumbuh hampir sebesar singa. Namun, mereka memiliki kaki yang lebih pendek seperti macan tutul. Hewan kawin silang ini memiliki ciri macan tutul seperti suka air dan memanjat.
Singa jantan biasanya memiliki panjang sekitar 3 meter dan berat sekitar 500 dan berat 226 kg, sedangkan macan tutul memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan berat sekitar 36 kg. Karena perbedaan ukuran yang sangat besar antara singa dan man tutul, pasangan tersebut sangat jarang terjadi.
Beefalo (Bison dan Sapi)

Beefalo sengaja disilangkan oleh manusia, untuk meningkatkan produksi daging sapi dan membawa sifat terbaik dari kedua spesies tersebut. Mereka menghasilkan daging yang lebih ramping dan beraroma seperti bison, namun lebih jinak dan lebih mudah dipelihara seperti ternak domestik.
Biasanya beefalo biasanya 37,5 persen menyerupai bison, dan sebagian besar menyerupai sapi. Beberapa ras memiliki 50 persen lebih bison. Selain itu, setiap hewan kawin silang lebih menyerupai bison dibanding sapi, dan dianggap sebagai hewan yang eksotis.
Grolar Bear (Beruang Grizzly dan Beruang Kutub)

Hewan ini terkadang disebut beruang pizzly, dan beberapa orang menyebutnya sebagai nanulak, yang merupakan perpaduan kata nanuk (Beruang kutub) dan aklak (Beruang Grizzly). Situasi ekstrem dan campur tangan manusia akhirnya menghasilkan beruang kawin silang berwarna karamel berbulu lebat yang menggemaskan.
Beruang ini memiliki tinggi 60 atau sekitar 1,5 meter dan berat sekitar 453 kg. Beruang ini mampu bertahan hidup di iklim yang lebih hangat, berkat gen beruang grizzly.
Jaglion (Jaguar dan Singa)

Kawin silang jaguar jantan dan singa betina ini cukup menarik, dan jumlahnya terbilang sangat sedikit. Perkawinan yang tidak disengaja tersebut, menghasilkan dua anak jaglion. Satu anak memiliki warna singa dan bercak pola roset jaguar, sementara anak yang lainnya memiliki bulu abu-abu gelap dengan bercak hitam, seperti yang ditemukan pada jaguar hitam.