Badan pengatur Ofcom menyebut pengaruh TikTok melampaui hiburan, karena muncul sebagai sumber berita yang berkembang di kalangan orang dewasa Inggris. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan anggota parlemen.
Terrutama, mengingat tuduhan baru-baru ini bahwa TikTok telah dieksploitasi sebagai saluran propaganda oleh Partai Komunis China. Seperti diberitakan sebelumnya, aplikasi tersebut menghadapi larangan di negara bagian Montana karena tuduhan yang sama.
Dengan perannya yang semakin luas dalam konsumsi berita, dampak TikTok pada opini publik dan penyebaran informasi memerlukan perhatian yang cermat.
(Martin Bagya Kertiyasa)