Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Linda Yaccarino Ditunjuk Jadi CEO, Twitter Bakal Masuki Versi 2.0

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 15 Mei 2023 |12:12 WIB
Linda Yaccarino Ditunjuk Jadi CEO, Twitter Bakal Masuki Versi 2.0
CEO Twitter Linda Yaccarino. (Foto: Reuters)
A
A
A

PEMILIK Twitter Elon Musk, telah menunjuk Linda Yaccarino sebagai CEO baru Twitter menggantikan dirinya. Nantinya, Elon Musk hanya akan menangani seputar software dan server dari Twitter saja.

Dipercaya menjadi pemimpin baru Twitter, Linda Yaccarino pun mengaku terinspirasi oleh visi miliarder Elon Musk. Dia pun tidak sabar untuk membantu perusahaan melakukan transformasi, demi menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi perusahaan.

"Saya sudah lama terinspirasi oleh visi (Musk) untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah. Saya senang membantu membawa visi ini ke Twitter dan mentransformasikan bisnis ini bersama-sama," kata Yaccarino lewat Twitternya.

Elon mengumumkan penunjukan Yaccarino pada akhir pekan kemarin. Menurut laporan Reuters di hari yang sama, Yaccarino memiliki pengalaman sebagai kepala periklanan untuk Comcast Corp's NBCUniversal selama beberapa tahun.

Di Twitter, Yaccarino mengatakan akan berkomitmen untuk masa depan platform media sosial tersebut. Ia juga menekankan betapa pentingnya umpan balik dari para pengguna untuk membangun Twitter 2.0.

Yaccarino juga akan mencoba membalikkan penurunan pendapatan iklan. Diketahui bahwa sejak Musk mengakuisisi Twitter, pengiklan meninggalkan platform tersebut karena kekhawatiran iklan akan muncul di konten yang tidak pantas.

Musk pun pada awal tahun ini telah mengakui bahwa Twitter mengalami penurunan besar dalam pendapatan iklan. Dengan ditunjuknya Linda Yaccarino sebagai CEO Twitter yang baru, menurut laporan Reuters para analis mengatakan Elon Musk tampaknya akan lebih fokus pada Tesla.

Sejak Musk membeli Twitter, para investor khawatir dia tidak dapat memberikan perhatian penuh kepada Tesla. Saham Tesla diketahui mengalami tahun terburuknya pada 2022.

"Ini adalah langkah positif bagi pemegang saham Tesla karena dia kemungkinan akan menghabiskan lebih banyak waktu di Tesla," kata Gene Munster, Managing Partner di Deepwater Asset Management.

Diketahui sejak menyelesaikan pembelian Twitter dengan nilai USD44 miliar atau mencapai Rp664 triliun pada Oktober 2022, Elon Musk memimpin langsung seluruh proses kerja Twitter. Artinya lebih dari setengah tahun pria kelahiran 28 Juni 1971 itu menjadi orang nomor satu di bisnis Twitter.

Selama memimpin Twitter, Elon Musk memang sadar jika dirinya tidak bisa lama-lama menangani Twitter. Pada Desember 2022 dia membuat polling mengenai dirinya yang harus tetap atau pergi dari Twitter mengurus bisnisnya yang lain.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement