JAKARTA - Mabuk perjalanan adalah kondisi ketika seseorang merasa mual dan pusing ketika melakukan perjalanan naik mobil, kapal atau pesawat.
Mabuk perjalanan terjadi karena adanya ketidakselarasan antara apa yang dilihat oleh mata dengan apa yang dirasakan oleh tubuh saat dalam gerakan.
Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, mual, muntah, dan sakit kepala. Hal ini bisa saja dialami oleh pemudik ketika dalam perjalanan.
Karena, kondisi lalu lintas yang padat dan perjalanan yang jauh membuat potensi mabuk perjalanan lebih besar. Terlebih lagi ketika menggunakan angkutan umum yang cukup padat penumpang.
Berikut penyebab mabuk perjalanan dilansir dari Auto2000 yang harus dipahami pemudik.
1. Gerakan kendaraan yang agresif
Kendaraan yang bergerak terlalu agresif dapat menyebabkan ketidak seimbangan pada pengatur keseimbangan tubuh.
Pergerakan seperti melaju terlalu cepat, perpindahan jalur yang mendadak, dan melewati jalan yang berbelok-belok dapat menyebabkan kita mabuk perjalanan.
Agar terhindar dari mabuk perjalanan, usahakan berkendara secara halus agar tetap nyaman dan tidak mabuk perjalanan.
2. Kondisi tubuh
Perjalanan seperti mudik biasanya akan menempuh jarak dan waktu yang panjang, badan pun akan menjadi lelah.
Kondisi tubuh yang kelelahan baik fisik maupun mental akan memengaruhi seseorang untuk mabuk perjalanan. Pastikan kondisi tubuh selalu fit dan beristirahat bila sudah merasa lelah.