Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah PO Putera Mulya, Pionir Double Decker di Trans Jawa yang Lesu Dihantam Pandemi

Claudia Noventa , Jurnalis-Jum'at, 24 Februari 2023 |16:19 WIB
Sejarah PO Putera Mulya, Pionir <i>Double Decker</i> di Trans Jawa yang Lesu Dihantam Pandemi
Sejarah PO Putera Mulya. (Foto: Instagram/@agoes_se)
A
A
A

Ekspansi Putera Mulya semakin agresif dengan mendatangkan 12 armada baru, pada 2017. Namun kondisi itu berubah ketika PO bus ini harus kehilangan Kurnia Lesani Adnan yang memutuskan mundur dari kursi komisaris Putera Mulya pada 2019.

Sejarah PO Putera Mulya. (Foto: Instagram/@hisyam_2542)

Kondisi manajemen PO bus itu memburuk ketika Glen Adiprana Widodo meninggal dunia pada 2021. Imbasnya, Timur Terang Transindo cabut dari kolaborasinya dengan Putera Mulya.

PO Putera Mulya sempat menjajal rute Jakarta-Malang di era pandemi COVID-19, namun tak cukup kuat untuk bertahan. Dengan alasan efisiensi, mereka menjual beberapa armada, termasuk empat bus double decker.*

(Siska Maria Eviline)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement