JAKARTA – Persaingan perusahaan otobus kian ketat. Semakin banyak pendatang baru yang menawarkan bus dengan fasilitas jempolan. Tidak heran jika banyak perusahaan otobus yang diprediksi bangkrut dalam waktu dekat.
Untuk diketahui, penyebab sejumlah PO bus ini bangkrut cukup beragam. Namun, yang paling banyak adalah karena mereka terlambat melakukan peremajaan armada serta manajemen yang kurang baik.
Lantas, PO bus mana saja yang diprediksi bangkrut? Berikut adalah daftarnya, seperti dilansir dari berbagai sumber, Jumat (10/2/2023).
1. Putri Jaya
Di urutan pertama ada Putri Jaya. PO bus asal Brebes, Jawa Tengah ini sebenarnya sempat eksis pada tahun 1995-an dan sangat diminati masyarakat setempat lantaran ketepatan waktunya dan kecepatannya ke tujuan.
Namun, pada tahun 2015, PO Putri Jaya mulai meredup dikarenakan banyak PO bus baru yang membuka trayek dengan jalur yang sama hingga akhirnya Putri Jaya hanya mampu mengoperasikan 7 armada bus saja.
2. PMTOH
PMTOH merupakan kependekan dari Perusahaan Motor Transport Ondernemer Hasan. Ini adalah perusahaan jasa transportasi angkutan penumpang darat yang berasal dari Aceh dan telah berdiri sejak tahun 1957.
PO ini melayani banyak rute dari Aceh ke Medan dan Pulau Jawa. Tapi belakangan armada PMTOH banyak yang belum mendapat peremajaan. Bus PMTOH terlihat tua dan tampak tidak layak pakai.