Data ini kemudian dianalisis oleh sistem bertenaga AI yang dapat belajar sendiri, yang akan menjabarkan hasilnya untuk dokter dan pasien. Klien bisa melihat dan melacak hasil kesehatan mereka pada aplikasi yang menyertainya.
"Misi kami adalah membangun sistem perawatan kesehatan yang proaktif, yang berfokus pada pencegahan penyakit," ujar Nilsonne dalam sebuah posting-an di LinkedIn. Neko mengklaim bahwa pemindaian seluruh tubuh ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
Sebenarnya teknologi seperti ini pernah muncul telah muncul di masa lalu, saat Facebook dan New York University bekerja sama untuk membuat pemindaian MRI lebih cepat menggunakan AI dan para peneliti yang mengembangkan teknologi AI yang dapat memindai retina Anda dan memprediksi risiko penyakit jantung.
Tapi Neko Health menggunakan teknologi ini dalam skala yang lebih besar dan lebih mudah diakses, tentu saja sangat menarik untuk memikirkan potensinya di industri kesehatan.
(Andera Wiyakintra)