Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pro Kontra Ban Vulkanisir di Kendaraan Niaga, Aman Gak, Sih?

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Senin, 23 Januari 2023 |14:31 WIB
Pro Kontra Ban Vulkanisir di Kendaraan Niaga, Aman Gak, Sih?
ilustrasi ban truk vulkanisir. (Foto: Instagram/@bengkelsetiakawanende)
A
A
A

Alasan hanya boleh memasang ban vulkanisir di jenis kendaraan yang memiliki jumlah 4 dan 8 ban belakang diungkapkan Sony karena kebiasaan pelaku usaha di Indonesia yang masih tak menaati aturan, seperti melebihi muatan.

Apabila ban yang divulkanisir pecah, maka bisa ditopang dengan ban lainnya jika ada 4 atau 8 ban. Jika itu dipasang pada kendaraan niaga jenis engkel yang hanya memiliki dua ban belakang, maka bisa membahayakan pengguna jalan lain.

“Ban vulkanisir tak boleh empat sambungan, maksimal itu 2 sambungan. Untuk yang melakukan vulkanisir juga harus pabrik karena panasnya sesuai. Pabrik juga menjadi yang paling tahu karakter bannya, memang ada yang spesialisasi ban vulkanisir tapi pekerjaannya tidak standar pabrik,” ucapnya.

Selain itu, ban yang divulkanisir hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali, atau batas usia ban 10 tahun. Apabila melebihi batas tersebut, maka kondisi ban akan sangat berbahaya untuk digunakan pada kendaraan niaga yang mengangkut bobot besar.

(Citra Dara Vresti Trisna)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement