JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus naik membuat sebagian pengguna motor konvensional berpikir untuk beralih ke motor listrik.
Pemerintah mengklaim motor listrik relatif lebih irit dibandingkan dengan motor konvensional. Harga motor listrik juga disebut lebih murah dibandingkan motor biasa.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut perbandingan biaya motor listrik dan konvensional.
Harga unit
Sebagian besar varian motor listrik dibandrol lebih murah dibanding motor konvensional. Misalnya saja motor listrik Gesits dibandrol dengan harga Rp28 juta, lebih murah dari Honda Vario 160 ABS yang dipasarkan dengan harga Rp29 juta.
Selain motor listrik Gesuts, motor listrik Volta 401 yang mirip Honda Beat juga dipasarkan dengan harga mulai dari Rp15,7 juta. Ini lebih murah dari Honda Beat dijual mulai dari Rp17,6 jutaan.
Biaya operasional
Selain harga unitnya yang lebih murah, biaya operasional motor listrik juga lebih irit. Hal ini bahkan telah berkali-kali dikatakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Menurut Arifin, biaya yang dikeluarkan untuk motor listrik hanya 50% dari biaya bensi motor konvensional. Jika motor konvensional menghabiskan Rp12-24 ribu untuk jarak 30-60 km, maka motor listrik hanya butuh Rp6-7 ribu untuk jarak yang sama.
Hal senada juga dikatakan oleh Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) Darmawan Prasodjo. Ia menyebut 1 liter bensin setara dengan 1,2 kWh listrik.