“Geoglyph ini dibuat dengan menghilangkan batu hitam dari permukaan bumi untuk memperlihatkan permukaan berpasir putih di bawahnya. Ada dua jenis geoglyph: tipe linier dan tipe relief," tambah mereka.
Dalam temuan terbaru ini, gambar garis yang ditemukan rata-rata memiliki panjang antara dua dan enam meter sehingga bisa dilihat dari tanah. Namun, akan lebih jelas dan bagus jika dilihat dari udara.
Berdasarkan gambar yang dibuat itu, beberapa berbentuk binatang, tetapi ada yang lebih aneh, yaitu gambar seorang manusia tanpa kepala terlihat memegang apa yang tampak seperti tongkat atau pentungan sementara kepalanya jatuh.
Para arkeolog tidak mengetahui tujuan garis Nazca, tetapi ada beberapa teori yang berlaku. Beberapa peneliti berpendapat bahwa tujuan garis itu terkait dengan air, komoditas berharga di daratan udara Peru.
Geoglyph tidak digunakan sebagai panduan untuk menemukan air, melainkan bagian dari ritual para dewa untuk membawa hujan yang dibutuhkan.
Teori lain adalah bahwa mereka berfungsi sebagai semacam observatorium langit, menunjuk ke berbagai konstelasi atau bintang.
(Ahmad Muhajir)