B-21 Raider ini diperkirakan menelan harga 692 juta dolar AS untuk setiap pesawat atau setara dengan Rp10,8 triliun. Selama tiga dekade ke depan, program ini diperkirakan akan menelan biaya pajak AS sebesar 203 miliar dolar AS (Rp3,1 kuadriliun).
Namun, seperti yang diduga, masih sedikit yang diketahui tentang detail spesifik dari pesawat siluman nuklir B-21 Raider ini karena tetap dirahasiakan.
Sementara, penerbangan pertama B-21 tidak diharapkan hingga 2023. Enam model saat ini sedang dalam berbagai tahap pengembangan oleh Northrop Grumman Corporation di Palmdale, California. Mereka akan menampilkan generasi pesawat siluman lainnya dan menggunakan teknik, serta bahan baru.
Pesawat B-21 Raider yang akan diterbangkan pada upacara pembukaan akan dikontrol ketat dan digunakan untuk pengujian mesin dan subsistemnya di darat, sebelum salah satu pembom canggih terbang ke langit.
(Ahmad Muhajir)