Bahan ini terbentuk dari material yang sama seperti yang ada di ujung pensil, yaitu karbon. Bedanya bahan ini tersusun dari lembaran atom yang bentuknya seperti sarang lebah.
Alasan kenapa dia punya kekuatan super tadi terletak di materi penyusunnya ini yang antar atomnya itu saling berikatan super erat, selain itu bisa membuat penghantar listrik menglir lancar.
Sejauh ini kedengarannya memang seperti material super. Tetapi, walaupun seperti itu, sayangnya bahan ini masih susah untuk dibuat dalam jumlah yang besar karena harga Grafena per ton sekitar Rp1-3 Miliar.
Walaupun bahan ini sudah super, nyatanya dia belum jadi yang nomor satu di alam semesta. Gelar nomor satu itu dipegang oleh pasta nuklir.
Ia terbentuk ketika sebuah bintang meledak, sehingga sisa sang bintang tertekan oleh gravitasinya ke dalam, akibatnya dari ukuran awal sebesar Matahari menjadi hanya selebar Kota Surabaya, dan inilah yang membuat inti dari sang bintang jadi 10 miliar kali lebih kuat dari baja.
(Ahmad Muhajir)