STB merek Matrix dijual Santoso dengan harga Rp300 ribuan. Material luarnya dari besi. Dia juga menjual STB dengan material luar dari plastik dengan harga Rp250 ribuan.
Berdasarkan pantauan MPI, dus STB yang dijual Santoso tertera logo “Siap Digital”. STB merek Matrix diproduksi PT Stella Satindo sementara merek lainnya seperti Polytron diproduksi PT Hartono Istana Teknologi.
Sementara itu, Toko Jawa Electric di Jalan Wijaya Kusuma, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, sebagian besar menjual STB produk lokal. Menurut karyawan toko tersebut, Nur, 22, distributor STB ini ada di Jakarta Utara. Tokonya juga menjual STB impor yakni dari Jepang.
Harga jual STB lokal di tokonya rata-rata Rp250 ribuan sementara merek impor sedikit lebih mahal.
Susi, 60, salah satu penjual elektronik di Kawasan Senen, Jakarta Pusat, mengungkapkan harga STB beberapa hari terakhir terus naik.
Sebelum 2 November 2022, Susi masih ada STB yang dijualnya Rp190.000. Kini, harga termurah STB Rp250.000.
“Benar-benar ikut harga pasar. Harga naik dari pabrik,” katanya.
Lantaran profil pembeli STB rata-rata kelas menengah ke bawah, Susi biasanya melepas STB berdasarkan kesepakatan tawar-menawar.
“Kasihan. Ya saya kasih saja asal masih dapat untung. Yang penting bisa membantu. Rezeki nggak ke mana,” ujarnya.
(Ahmad Muhajir)