Para ilmuwan telah menggunakan data untuk membuat model yang memprediksi bagaimana perubahan heliopause. Tetapi penelitian terbaru tentang heliopause telah memunculkan data yang bertentangan dengan temuan sebelumnya.
Selama beberapa bulan pada tahun 2014, IBEX menangkap kecerahan ENA yang menunjukkan asimetri dalam heliopause, dan tim kemudian menyadari bahwa asimetri tersebut tidak sesuai dengan model.
Dalam sebuah makalah yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy, para peneliti menyebut perbedaan ini "menarik dan sangat kontroversial." Mereka berencana untuk terus mempelajari Heliopause untuk mencari lebih banyak temuan.
"Pemantauan akan dilakukan dari NASA Interstellar Mapping and Acceleration Probe, satelit baru dan lebih baik yang dapat mendeteksi ENA dan dijadwalkan diluncurkan pada 2025," ujar Zirnstein.
(Ahmad Muhajir)