Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Buruk Apabila Populasi Hewan Besar Alami Penurunan

Maryam Nurfauziah , Jurnalis-Rabu, 19 Oktober 2022 |11:27 WIB
Dampak Buruk Apabila Populasi Hewan Besar Alami Penurunan
Dampak buruk apabila populasi hewan besar alami penurunan (Foto: AZ Animals)
A
A
A

Tim memfokuskan upayanya pada komunitas mamalia di Edwards Plateau of Texas, memeriksa ribuan fosil yang disimpan di Texas Memorial Museum di Austin.

Dengan mengukur isotop stabil dalam tulang fosil, mereka mengkarakterisasi pola makan. Pengukuran gigi dan tulang panjang memungkinkan para peneliti untuk memperkirakan ukuran tubuh.

Mereka juga mampu merekonstruksi jaring makanan kuno Pleistosen dan melihat bagaimana hal itu berubah setelah kepunahan.

Hasilnya sangat mencolok untuk guild felid, yang pernah memiliki dua spesies kucing sabertooth, serta singa gua Amerika, jaguar, dan lynx.

Ternyata, di zaman modern, dampak dari menurunnya populasi gajah, jerapah, badak, dan mamalia berbadan besar lainnya sangat berpengaruh serius pada ekosistem, karena mereka memliki peran penting, seperti memengaruhi interaksi ekologis dan siklus biogeokimia.

"Sangat penting untuk memahami bagaimana penurunan atau potensi kepunahan mamalia bertubuh besar terakhir yang tersisa di Bumi dapat mengubah ekosistem. Kita tidak bisa kehilangan mamalia bertubuh besar ini," tegas dia.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement