JAKARTA - Perjalanan pulang kerap terasa lebih cepat dibandingkan ketik pergi, padahal jarak yang ditempuh sama saja. Lalu, kenapa hal itu bisa terjadi?
Ternyata, cukup wajar jika kamu merasakannya, karena peneliti sudah lama mengamati fenomena ini dan mereka menyebutnya sebagai Return Trip Effect.
Dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?, Jumat (30/9/2022), perjalanan pulang faktanya tidak benar-benar lebih cepat dari perjalanan pergi. Itu semua hanya ada di dalam otak.
Dijelaskan bahwa saat dalam perjalanan otak kita cenderung lebih fokus untuk mencerna rute dan obyek yang ditemui sepanjang jalan. Ketika otak kita sedang fokus, persepsi otak terhadap waktu juga akan terasa lebih lama.
Sedangkan, saat pulang jika melewati jalan yang sama, otak sudah lebih familiar dan tidak perlu lagi bekerja keras untuk fokus. Hasilnya, persepsi otak terhadap waktu juga akan terasa lebih cepat.