Menurut Agus, melakukan subsidi pada kendaraan listrik kedepannya hal yang baik dan tepat sasaran daripada harus import uang keluar negeri.

“Mending subsidi listrik daripada BBM. Karena jadi emisi yang cukup berdampak. Kini jd over supplay jadi bisa dilakukan. Di negara lain dilakukan nggak ada masalah apapun karena ujungnya melihat semua sistem efeknya,” imbuhnya.
(Salman Mardira)