Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Menguap Bisa Menular? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Maryam Nurfauziah , Jurnalis-Kamis, 29 September 2022 |13:01 WIB
Kenapa Menguap Bisa Menular? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kenapa menguap bisa menular? Ini penjelasan ilmiahnya (Foto: iStock)
A
A
A

Mengapa kita menguap saat melihat orang lain menguap?

Berdasarkan penelitian lainnya, empati adalah alasan yang paling mungkin kenapa menguap itu bisa menular.

"Seiring bertambahnya usia manusia, kita meningkatkan perkembangan psikososial dan neurologis kita, menganggap orang lain menguap sebagai isyarat bahwa kita juga harus menguap," jelasnya.

Fenomena tersebut, dikenal sebagai echophenomena, itu juga telah dialami pada simpanse, anjing, dan manusia.

Saghir mengutarakan, menguap dapat disamakan dengan aktivitas saat kita terus-menerus dan secara otomatis meniru kata-kata orang lain (echolalia) atau tindakan (echopraxia).

Hal itu wajar, sebab otak kita benar-benar terprogram untuk meniru orang-orang di sekitar kita.

"Sebagai orang dewasa yang sehat secara mental, perkembangan psikososial kita akan membuat kita menguap ketika orang lain melakukannya," tegas Saghir.

Kendati demikian, pada individu yang tidak memiliki perkembangan mental yang benar, efek menular dari menguap tidak terjadi.

"Misalnya, penelitian pada anak-anak yang masih mengembangkan mekanisme saraf hanya ditemukan menguap dalam kelelahan dan bukan sebagai respons terhadap menguapnya orang lain. Demikian pula pada orang dewasa dengan kondisi seperti autisme atau skizofrenia, di mana perkembangan sosialnya berbeda, menguap tidak ditiru," paparnya

Sederhananya, menularnya menguap lebih rentan dari seseorang yang Anda sayangi. Jadi besar kemungkinan jika salah satu anggota keluarga menguap, Anda akan ikut menguap karena secara tidak sadar ingin meniru tindakan mereka.

Jadi, Anda yang tertular menguap hanyalah bukti betapa empati Anda dan keinginan manusia yang mengakar untuk memperkuat ikatan dengan orang-orang yang dekat dengan Anda.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement