Bila melihat fungsinya, radiator itu berkerja menyalurkan cairan lewat sirkulasi ke dalam sistem dengan menggunakan pompa.
Cairan tersebut akan mengalir ke dalam jalur di sekitar silinder blok mesin dan kembali lagi ke thermostat.
Cairan khusus itu juga dirancang dengan berbagai bahan tambahan, sehingga sanggup menjaga suhu ruang bakar.
Selain itu, coolant juga mampu menahan korosi di dalam saluran radiator hingga water jacket di dalam mesin.
Menggunakan coolant juga bisa meminimalisasi terjadinya endapan yang bisa berpotensi buntu dibandingkan dengan air biasa.
Maka, pengisian radiator menggunakan air biasa harus tetap dihindari. Artinya, cukup menjadi opsi terakhir apabila dalam terdesak.
(Kurniawati Hasjanah)