Sedangkan Smuth merupakan mobil listrik jenis pickup. Desainnya juga mengotak dengan daya 75kw dengan baterai lithium ion berkapasitas 15,4kwh 72V yang juga memiliki waktu pengecasan 4 jam.
Di antara saudaranya, Smuth memiliki kecepatan maksmial yang lebih kencang, yakni 70km/jam dengan jarak tempuh 175km. Kapasitan penumpangnya berjumlah 2 orang dengan maksimal muatan 600g. Mobil ini dibandrol Rp 100-130 jutaan.
Sayangnya ketiga mobil listrik lokal ini masih berupa prototipe. Haka Motors yang memiliki pabrik di daerah Ciledug, Tangerang itu baru akan mendistribusikan mobil listriknya pada tahun 2024 mendatang.
K-Upgrade
Mobil listrik murah di bawah Rp 100 jutaan lain dihadirkan oleh K-Upgtade melalui distributor resminya, PT Kurnia EVCBU Internasional. Pabrikan asal China itu menghadirkan satu unit monil listrik dengan model Blade K.U.

Blade K.U membawa desain ala SUV yang compact. Mobil listrik ini memiliki tenaga 68PS dengan jarak tempuh maksimal hingga 336km dan kecepatan maksimal 155km/jam.
Mobil ini punya kapasitas penumpang 4 orang dewasa. Blade K.U juga telah dilengkapi panel solar pengisian 3 jam tenaga surya. Untuk harganya sendiri dibandrol Rp 75 juta OTR seluruh Indonesia.
Berneda dengan Haka Motors, mobil ini sudah bisa diboyong ke rumah dengan masa inden selama 180 hari kerja.
(Salman Mardira)