Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Risiko Puing Roket Luar Angkasa Membunuh Penduduk Jakarta Semakin Meningkat

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Selasa, 12 Juli 2022 |18:08 WIB
Risiko Puing Roket Luar Angkasa Membunuh Penduduk Jakarta Semakin Meningkat
Risiko puing roket luar angkasa membunuh penduduk Jakarta semakin meningkat (Foto: Chinanews)
A
A
A

Itulah salah satu alasan mengapa sebagian besar peluncuran dilakukan di dekat garis pantai, sehingga rongsokan roket jatuh dengan selamat ke laut.

Ketakutan akan malapetaka ini menjadi terlalu nyata pada tahun 2020, ketika pipa sepanjang 12 meter dan lebih banyak puing dari roket Long March 5B China jatuh di Pantai Gading Afrika, mendarat di dua desa, untungnya tidak membunuh siapa pun.

Hal sama hampir terjadi lagi tahun lalu, ketika bagian roket China setinggi 30 meter, yang beratnya 20 metrik ton, meluncur melewati kota-kota termasuk New York dan Madrid sebelum akhirnya mendarat di Samudra Hindia. Insiden itu menginspirasi penelitian Byers dan timnya.

Sementara itu. SpaceX milik Elon Musk telah mencari pendekatan yang lebih ekonomis untuk penerbangan luar angkasa, dengan memandu bagian-bagian tertentu kembali ke zona yang dapat diambil di mana mereka dapat digunakan kembali untuk peluncuran lain.

Namun, dia masih harus menyelesaikan masalah, sebab pada tahun 2015, salah satu peluncuran mereka membuang dua tangki bahan bakar seukuran lemari es, yang keduanya mendarat di Indonesia.

Analisis dari 30 peluncuran roket terakhir mengungkapkan bahwa kota-kota termasuk Jakarta, Mexico City dan Lagos setidaknya tiga kali lebih mungkin kejatuhan sampah roket jika dibandingkan dengan kota-kota di utara khatulistiwa, seperti New York City, Washington, DC, atau Beijing.

“Risiko pada tingkat individu sangat kecil, tetapi jika Anda tinggal di kota berpenduduk padat di 30 derajat lintang utara, maka itu harus lebih menjadi perhatian Anda,” jelas Byers.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement