Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deretan Aplikasi Android Mengandung Malware dan Diunduh Jutaan Pengguna

Ahmad Haidir , Jurnalis-Kamis, 16 Juni 2022 |15:08 WIB
Deretan Aplikasi Android Mengandung Malware dan Diunduh Jutaan Pengguna
Dereta aplikasi Android mengandung malware dan diunduh jutaan pengguna (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Aplikasi Android mengandung Malware di Google Play Store telah ditemukan oleh peneliti keamanan siber dari Dr. Web. Laporannya mengatakan, telah diunduh jutaan pengguna.

Disadur dari Tech Radar, Kamis (16/6/2022), sederet aplikasi yang berbahaya itu, seperti PIP Pic Camera Photo Editor, yang telah diunduh lebih dari satu juta pengguna.

PIP Pic Camera Photo Editor sendiri, merupakan perangkat lunak pengedit gambar, tetapi pada kenyataannya itu mencuri data penting atau kredensial dari akun Facebook orang-orang.

Aplikasi populer berbahaya lainnya, termasuk Wild & Exotic Animal Wallpaper, aplikasi adware yang mengganti namanya menjadi SIM Tool Kit setelah diunduh oleh seseorang (500.000 unduhan).

Kemudian, ZodiHoroscope - Fortune Finder, aplikasi pencuri kredensial Facebook lainnya (500.000 unduhan), hingga Magnifier Flashlight adware dengan 10.000 unduhan.

Wajib Hati-hati

Temuan itu, tentu menjadi alarm bagi siapa saja pengguna Android yang ingin mengunduh aplikasi di smartphonenya.

Selain aplikasi yang telah disebutkan di atas, para peneliti juga menemukan empat aplikasi seperti game balap, aplikasi yang menawarkan pemulihan foto yang dihapus, aplikasi kompensasi negara palsu untuk komunitas berbahasa Rusia, hingga aplikasi yang menjanjikan akses gratis ke Only Fans.

Jika anda merasa pernah mengunduh aplikasi di atas, meskipun platform tersebut telah dihapus oleh Google Play Store, namun itu tidak menutup kemungkinan malware atau virus data berbahaya yang masih tetap bersemayam di Android mu.

Pengguna sebaiknya wajib menggunakan perangkat lunak antivirus, atau solusi penghapusan malware lainnya untuk benar-benar memastikan smartphone mu aman dari kejahatan digital.

Sementara itu, para aktivis keamanan digital selalu vokal bagaimana orang hanya boleh mengunduh aplikasi dari sumber terverifikasi, tetapi Play Store maupun App Store tetap saja tidak kebal terhadap serangan siber.

Dengan demikian, pengguna harus selalu waspada dengan perangkat mereka, memperbarui operating system yang tersedial. menginstall aplikasi antivirus, hingga memantau lalu lintas masuk dan keluar dengan firewall.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement