"Saya yakin ini memberikan kepuasan yang besar kepada pembalapnya karena telah difasilitasi oleh Ditlantas Polda Metro Jaya juga oleh para penonton yang dibuktikan dengan antusiasme ketika melihat balapan ini," paparnya.
Fariza menilai, upaya inovasi Polda Metro Jaya tersebut sebagai bentuk implementasi kongkret konsep presisi Polri yang digaungkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
"Terutama konsep prediktif karena mampu mengantisipasi, memprediksi balapan liar yang seringkali terjadi terutama di bulan puasa yang seringkali menimbulkan korban baik pembalap maupun penonton," pungkasnya.
Sekadar informasi, Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar ajang balap jalanan yang kedua di Sirkuit Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan pada 22-24 April 2022. Sebanyak 657 peserta turut serta pada ajang balap itu.
(Rizka Diputra)