JAKARTA - Siklon tropis charlotte sempat terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah dengan kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot dan tekanan rendah 985 HPa.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), keberadaannya kini menjauhi wilayah Indonesia dan diperkirakan intensitasnya kana menurun dalam 24 jam ke depan.
Dirangkum dari berbagai sumber, siklon tropis charlotte sendiri berada di daerah tanggung jawab pemerintahan Australia. Mereka menamakan siklon tropis musim pertama 2021-2022 seusai nama wilayah di sana, seperti charlotte.
Siklon tropis diberi nama untuk membantu komunikasi tentang badai berbahaya ini. Nama meningkatkan profil topan, meningkatkan kesadaran publik dan mengurangi kebingungan jika beberapa topan terjadi pada saat yang bersamaan.
Sebelum nama ditambahkan ke daftar, harus disetujui oleh negara-negara tetangga, termasuk Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) melalui Tropical Cyclone Program (TCP).