Kepala urusan internasional Meta Platforms, Nick Clegg, melalui akun Twitter mengatakan, "Kemarin otoritas Rusia memerintahkan kami menghentikan pengecekan fakta independen dan melabeli konten yang diunggah di Facebook oleh empat organisias milik negara Rusia. Kami menolak. Dampaknya, mereka mengumumkan akan membatasi layanan kami."
Baca juga: Kursor Laptop Hilang? Simak 6 Cara Mengatasinya
Menurut Clegg, "orang Rusia biasa" menggunakan aplikasi dari Meta, seperti Instagram, WhatsApp, Facebook, dan Messenger untuk "mengekspresikan diri dan merencanakan aksi".
Rusia selama beberapa tahun belakangan memperketat aturan untuk internet dan perusahaan teknologi. Kebijakan ini disebut bertujuan membungkam oposisi pemerintah serta membatasi kebebasan individu dan perusahaan.
(Hantoro)