Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BMKG Waspadai Terbentuknya Bibit Siklon 99S yang Berdampak Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 25 Februari 2022 |11:11 WIB
BMKG Waspadai Terbentuknya Bibit Siklon 99S yang Berdampak Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
BMKG waspada terbentuknya bibit siklon 99S dan berdampak bencana (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

Kecepatan angin maksimum sistem 90S mencapai 30 knot (56 km/jam) dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya mencapai 1003 mb.

Pantauan citra satelit cuaca Himawari-8 hari ini terlihat adanya peningkatan pumpunan awan selama 12 jam terakhir. Dari analisis angin perlapisan tampak sirkulasi mulai dari lapisan bawah hingga menengah.

Berdasarkan Model Prediksi BMKG, intensitas sistem 90S dalam 24 jam ke depan cenderung menunjukkan penurunan dengan pergerakan sistem ke arah barat hingga barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

Sementara itu, potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori menengah. Dampak tidak langsung yang dapat ditimbulkan dari keberadaan sistem 90S adalah potensi gelombang tinggi 1.25 - 2.5 meter (Moderate) di wilayah;

- Perairan barat Kep. Mentawai

- Perairan P. Enggano - Bengkulu

- Perairan barat Lampung

- Selat Sunda bag. selatan dan barat

- Perairan selatan P. Jawa

- Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan Jawa

"BMKG melalui Jakarta TCWC terus melakukan pemantauan perkembangan potensi siklon tropis dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya,' tutur Guswanto.

Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, masyarakat diimbau untuk:

1. Menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak.

2. Menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

3. Mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan.

4. Stakeholder yang terkait kebencanaan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement