Penutupan jalan menuju Kilang Balongan ini telah melalui koordinasi dengan Pemkab Indramayu dan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Polres Indramayu, Kodim 0616, pemerintah kecamatan, dan desa.
Selain itu, ujar Imam, pada agenda perawatan kilang atau turn around ini menyerap tenaga kerja cukup besar.
Pada puncaknya akan menyerap tenaga kerja sekitar 14.000 orang dan sebagian besar merupakan warga Indramayu.
Beberapa pekerjaan pada Turn Around Kilang Pertamina Balongan ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN), diantaranya pekerjaan Refinery Development Master Plan (RDMP yakni Upgrading Unit CDU (Crude Destillation Unit) yang bertujuan menaikkan kapasitas pengolahan Kilang dari 125 Ribu Barel/hari, menjadi 150 Ribu Barel/hari. Bukan hanya itu, PSN lainnya yakni Revitalisasi Unit RCC (Residue Catalytic Cracking) dengan melakukan penggantian Orifice Chamber dan Reaktor.
(Kurniawati Hasjanah)