"Karena permintaan besar, kami telah menempatkan anda di daftar tunggu kami," pesan tersebut muncul pada orang- orang yang kesulitan mendaftarkan akunnya di Truth," ujarnya.
Truth Social sebenarnya sudah tersedia bagi orang- orang khusus yang terpilih untuk mengikuti fase "uji coba", namun kini di AS aplikasi itu sudah dapat mulai diunduh untuk masyarakat luas.
Sementara itu, disebutkan jika Donald Trump sengaja membuat wadah untuk kembali muncul di ruang digital setelah dalam beberapa tahun terakhir, para pengelola media sosial global memblokir aksesnya dan bisa dikatakan menghilangkan panggung virtual untuk mantan Presiden AS itu.
Sebut saja Twitter, Facebook, hingga YouTube enggan memberi akses kepada Trump terutama setelah insiden serangan di US Capitol pada 6 Januari 2021 karena ia dinilai mengunggah pesan yang mendorong kekerasan dan mendukung para pendukungnya untuk melakukan hal tersebut.
(Ahmad Muhajir)