Penambalan tak tepat Sasaran dan Buat Lubang Baru
Karena ban tidak dilepas dari velgnya, maka tidak ada pemeriksaan mendalam. Sering terjadi proses penambalan tidak tepat sasaran, jika dilihat secara kasat mata misalnya lubang berada di titik 1 ternyata tambalan malah ditusuk pada titik 2. Akhirnya lubang yang seharusnya tertambal malah dibiarkan. Yang ada malah menambah lubang baru lagi.
Bocor Lagi
Saat komponen serat kawat dan karet ban direnggangkan oleh alat penambal, maka kerusakan itu sudah mulai terjadi. Kerusakan itu akan menurunkan nilai elastisitas karet ban. Begitu masa karet penambal habis, dan kualitas karet menurun maka siap-siap ban Anda mengalami kerusakan. Dari kerusakan yang berulang itu akan menyebabkan ban bocor lagi.
Biaya Reparasi Bertambah
Elastisitas ban yang berkurang setelah ditambal dengan tubeles, maka kemungkinan ban rusak tinggi. Akibatnya biaya yang digunakan untuk melakukan perbaikan atau reparasi terus bertambah.
Tak jarang pemilik kendaraan yang bosan dengan ban bocor memilih untuk mengganti ban dengan ban baru ketimbang terus menambalnya.
Lima alasan kenapa tambal ban tubeles tidak efektif mengatasi kebocoran.
(Kurniawati Hasjanah)