SpaceX melaporkan, tidak ada partikel satelit yang masuk ke dalam Bumi, karena satelit dirancang untuk hancur secara keseluruhan ketika menabarak atmosfer Bumi.
Sementara itu, muncul kekhawatiran atas peningkatan peluncuran satelit Starlink ke orbit luar angkasa. Pada Januari lalu, para astronom di Zwicky Transient Facility menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa satelit Starlink telah menyebabkan goresan pada gambar teleskop dan masalahnya semakin meningkat .
Kemudian, pada 2 Februari kemarin, Persatuan Astronomi Internasional telah mengumumkan pembentukan badan baru, yakni Centre for the Protection of the Dark and Quiet Sky, guna mengurangi dampak negatif konstelasi satelit.
(Ahmad Muhajir)