Deiketahui, MoleRATs sudah melakukan peretasan dengan target yang tersebar di seluruh dunia selama bertahun-tahun, namun kali ini mereka melawan pemerintah Timur Tengah, organisasi-organisasi yang berfokius pada isu kebijakan luar negeri, hingga maskapai penerbangan yang berafiliasi dengan negara target.
Sayangnya, tidak dijelaskan secara spesifik pemerintah dari negara-negara Timur Tengah mana saja yang sedang menjadi target peretasan.
Wakil Presiden Proofpoint bidang penelitian dan detekasi ancaman, Sherrod DeGrippo mengatakan, salah satu piminan MoleRAT adalah sosok dengan nama samaran TA402.
"Mereka mengembangkan teknik baru dan menciptakan serangan yang dilakukan dengan sangat baik, spesifik, dan tepat sasaran," katanya.
(Ahmad Muhajir)