Alasan lain kebanyakkan mobil sport dan supercar memiliki atap mobil yang lebih pendek ialah aerodinamis. Sistem aerodinamika memainkan peran penting untuk membuat mobil ini melesat dengan cepat.
Dari jantung pacunya, Lamborghini Huracan ini dibekali mesin V10 5.2 liter yang mampu memuntahkan tenaga hingga 610 hp pada 8.250 rpm dan torsi maksimum 560 Nm pada 6.500 rpm.
Dengan mesin tersebut mampu berlari dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,2 detik saja dan 0-200 km/jam hanya dalam waktu 9,9 detik.
Tak hanya Urvashi Rautela yang mengeluhkan kesulitan keluar masuk mobil akibat tingginya, beberapa waktu lalu Dwayne Johnson atau akrab dikenal The Rock pernah membagikan pengalaman lucu saat shooting film bersama mobil listrik Porsche Taycan Turbo S.
Mantan pegulat WWE ini selalu mengalami kesulitan saat hendak masuk ke dalam sport car, Porsche Taycan. (nia)
(Salman Mardira)