Gampangnya, karena sejak awal kita sudah bisa melihat dari alamat link tersebut. Biasanya link phising menggunakan nama yang aneh, misalnya gogle.com.
"Nah itu secara kasat mata kan kelihat. Jadi bisa lebih berhati-hati lagi dengan link yang diterima," kata Ryan belum lama ini.
Selain itu, selalu periksa apakah alamat web tersebut lengkap tanpa akhiran yang aneh. Bisa juga dilihat dari tanda gembok di bagian ujung kiri link di browser dan https:// pada link yang ada.
"Pastikan URL linknya yang teman-teman akses adalah situs resmi yang diawali mungkin gampang dikenali dengan https," tuturnya.
Berhati-hatilah dengan email atau pesan teks yang meminta informasi akun sensitif atau meminta untuk melakukan perubahan pada akun.
(Dyah Ratna Meta Novia)