RUPANYA Twitter meluncurkan fitur keamanan baru yang diberi nama Safety Mode. Fitur ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk memblokir akun yang mengirimkan pelecehan dan ujaran kebencian secara otomatis.
Saat ini fitur Safety Mode masih diuji coba secara terbatas melibatkan 'feedback group' di iOS, Android, dan Twitter.com.

Sistem Twitter ini akan memblokir akun secara otomatis selama tujuh hari. Tapi perusahaan mengatakan pengguna dapat membatalkan pemblokiran otomatis jika dibuat karena kesalahan.
"Ketika fitur diaktifkan di Settings, sistem kami kan menilai kemungkinan engagement negatif dengan mempertimbangkan konten Tweet dan hubungan antara penulis Tweet dan akun yang membalas," kata Senior Product Manager Twitter Jarrod Doherty dalam blog Twitter, dikutip dari The Verge.