LEBIH dari 20 juta konten misinformasi yang ada di platform Facebook telah ditindaklanjuti. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kebijakan Misinformasi, Facebook Asia Pasifik Alice Budisatrijo.
"Kami sudah 'take down' lebih dari 20 juta konten misinformasi di dunia sejak Maret 2020," kata Alice belum lama ini.

Seperti dilansir dari Antara, misinformasi mengenai Covid-19 yang paling banyak dihapus meliputi misinformasi mengenai obat-obatan Covid-19 hingga tes usap PCR.
Pada umumnya, misinformasi seputar Covid-19 di berbagai negara berisi hal serupa. Misinformasi ini bertambah seiring perkembangan pandemi Covid-19.
Setelah negara-negara mulai menjalankan vaksinasi Covid-19, muncul pula misinformasi seputar vaksin.