JAKARTA- Kasus rasime mewarnai kekalahan Inggris terhadap Italia di final Piala Eropa 2020. Bahkan tiga pemainnya Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka menjadi korban rasisme di platform media sosial seperti Facebook dan Twitter.
Menangapi hal tersebut, perusahaan teknologi Facebook pun mencoba menggandeng negara Inggris dan para penegak hukumnya untuk membantu mendukung penyelidikan terhadap ujaran rasisme daring.
Melansir Reuters, Jumat (16/7/2021) keinginan untuk memburu para pelaku ujaran kebencian itu semakin kuat mengingat tokoh- tokoh besar seperti kapten tim skuad Inggris, bangsawan, hingga tokoh politik mengecam keras para pelaku perundungan daring itu.
Para penegak hukum yang saat ini tengah menjalani diskusi bersama Facebook di antaranya Dewan Kepolisian Nasional Inggris, Unit Kepolisian Sepak Bola Dalam Negeri, dan pasukan setempat.

BACA JUGA:
- Selain Wally Funk, Remaja 18 Tahun Ini Bakal Terbang ke Luar Angkasa Bareng Jeff Bezos