Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selidiki Insiden Ponsel Terbakar di Bandara Hong Kong, Vivo Bentuk Timsus

Antara , Jurnalis-Rabu, 14 April 2021 |11:41 WIB
Selidiki Insiden Ponsel Terbakar di Bandara Hong Kong, Vivo Bentuk Timsus
Insiden terbakaranya ponsel vivo seri Y20 di Bandara Hong Kong (foto: Staf HKIA)
A
A
A

JAKARTA - Merek ponsel asal China, vivo, saat ini masih menyelidiki insiden ponsel terbakar di Bandara Hong Kong, yang menyebabkan larangan pesawat kargo Indonesia mengangkut ponsel merk tersebut.

Perwakilan vivo Indonesia melalui pesan singkat kepada ANTARA menyatakan benar ada unit yang terbakar di apron parkir Bandara Internasional Hong Kong pada 11 April lalu.

"Kami memberikan perhatian tinggi pada hal ini dan segera membentuk tim khusus untuk bekerja sama dengan otoritas lokal terkait untuk mencari tahu penyebabnya," kata vivo Indonesia.

Baca Juga: Insiden Tipe Y20 Terbakar, Garuda Indonesia Larang Ponsel Vivo Masuk Kargo

Laman Android Authority, dikutip Rabu, melaporkan api berasal dari kotak kayu berisi ponsel vivo Y20. Unit tersebut semestinya diterbangkan dengan Hong Kong Air Cargo ke Thailand.

Di media sosial, beredar tangkapan layar maskapai Garuda Indonesia melarang pesawat mereka mengangkut ponsel merk vivo tipe apa pun melalui kargo udara.

Surat larangan tersebut menuliskan "embargo pengiriman" ponsel vivo melalui kargo udara sampai ada hasil penyelidikan dari Otoritas Bandara Hong Kong.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement