Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mark Zuckberger Klaim WhatsApp Sulit Disaingi Telegram dan Signal

Fikri Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2021 |11:25 WIB
Mark Zuckberger Klaim WhatsApp Sulit Disaingi Telegram dan Signal
Logo Signal, Telegram dan WhatsApp (foto: Business Today)
A
A
A

MOUNTAIN VIEW - Tahun 2021 dibuka dengan tidak menyenangkan bagi WhatsApp. Setelah mengeluarkan aturan privasi baru, aplikasi di bawah payung Facebook itu dihujani informasi miring.

Imbas kejadian itu membuat tak sedikit dari penggunannya angkat kaki dan beralih ke aplikasi serupa lainnya. Menurut Sensor Tower, jumlah unduhan WhatsApp di awal Januari tahun ini mengalami penurunan 11%.

Baca Juga: Ramai Soroti Aturan Kebijakan Baru, WhatsApp Tegaskan Tak Ada yang Berubah 

WhatsApp tak tinggal diam. Berkali-kali perusahaan mengeluarkan pernyataan untuk meluruskan informasi yang kadung tersebar. Tapi apa daya, pengguna juga terlanjur bermigrasi ke aplikasi lain.

Belakangan, Telegram dan Signal digadang mampu menjadi pilihan pengganti WhatsApp. Angka unduhan kedua aplikasi itu berhasil meningkat cukup signifikan.

Baca Juga: Apa Bedanya WhatsApp dan Telegram? 

Kendati demikian, Mark Zuckerberg, CEO sekaligus pendiri Facebook, mengindikasikan sikap yang tak terlalu khawatir dengan meningkatnya popularitas dua aplikasi pesaing WhatsApp itu.

Zuckerberg mengaku dirinya justru lebih khawatir terhadap Apple. Memang terdengar membingungkan, sebab kedua perusahaan teknologi raksasa ini memiliki model bisnis yang berbeda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement