TOKYO - Para peneliti dari National Astronomical Observatory of Japan mengungkapkan fakta baru, bahwa Bumi berjarak 2.000 tahun cahaya lebih dekat ke pusat galaksi Bima Sakti. Selain itu, peneliti juga menemukan kecepatan orbit Tata Surya 7 km per detik lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Berdasarkan laporan dalam Publications of the Astronomical Society of Japan, para peneliti memperkirakan jarak Matahari ke pusat Sagitarius A* (Sagitarius A-Star) sekitar 25.800 tahun cahaya.
Mereka juga mengukur orbit Bumi mengelilingi Bima Sakti dan menyimpulkan kecepatannya mencapai 227 km per detik. Angka ini berbeda dengan perkiraan sebelumnya, yakni 220 km per detik.
Baca Juga: 71 Persen Permukaan Bumi Tertutup Air
Dilansir dari IFL Science pada Selasa (1/12/2020), kesimpulan ini berasal dari proyek yang disebut VLBI Exploration of Radio Astrometry (VERA). Proyek ini menggunakan observatorium radio yang terletak di seluruh Kepulauan Jepang. Ini memungkinkan para peneliti mencapai resolusi satu piringan radio berdiameter 2.300 kilometer.