"Sekarang nyariin mobil untuk dijual ke dealer. Ke depan ditambah mencari mobil diperbaiki dan dijual kembali ke konsumen dengan meramabah ritel," katanya.
Sampai saat ini, lanjut dia, Carsome telah meningkatkan penjualannya sebanyak dua kali lipat dari sebelum pandemi. Bahkan, pertumbuhan mobil bekas yang terjual lewat Carsome meningkat hampir 300 persen quarter-on-quarter pada kuartal III.
Baca Juga: Tesla Model 3 Jadi Mobil Bekas Paling Laku di Amerika
Mengingat pandemi dan resesi ekonomi yang terjadi, pertumbuhan Carsome ini menjadi pertanda baik bagi industri otomotif, khususnya pasar mobil bekas.
“Pasar mobil bekas sempat terkena dampak pandemi Covid-19, namun sudah mulai menunjukkan pertumbuhan kembali sejak beberapa bulan terakhir. Kami akan ngegas yakin pasar mobil bekas akan kembali pulih dan membaik di 2021. Peran kami di Carsome adalah untuk terus menjaga bahkan menaikkan momentum kebangkitan pasar mobil bekas,” ujar Delly.
Sebelumnya, Delly telah membawa pencapaian besar bagi pertumbuhan bisnis yang pesat untuk Gojek dan Hutchison. Selain dua perusahaan tersebut, dia telah melanglang buana dengan beberapa perusahaan multinasional salah satunya Indosat.