Salah satu zat karbon di atmosfer adalah karbon coklat. Karbon ini bercampur dengan oksigen serta unsur lain seperti nitrogen, sulfur, dan kalium. Hal ini diproduksi dalam pembakaran biomassa atau vegetasi yang akhirnya menciptakan bola tar.
Sampel udara tersebut diambil di stasiun pencatat ketinggian jauh di lereng utama Himalaya. Jumlah tarbal diperkirakan terus bertambah seiring polusi udara yang semakin meningkat.
Dikutip dari IFL Science, Senin (9/11/2020), partikel itu kemungkinan didorong ke atas Himalaya oleh hujan sebelum akhirnya sampai ke tanah di es dataran tinggi Tibet.
Baca juga: Update 1.1 Genshin Impact Hadirkan 4 Karakter Baru, Ini Rinciannya