Ketika mendeteksi seseorang terkena virus corona, anjing tersebut akan mulai menggonggong, mengais di tanah, atau berbaring. Setelah itu orang tersebut kemudian akan dilakukan tes PCR untuk membantu memverifikasi kecurigaan anjing tersebut.
Baca juga: Ratusan Ribu Burung Mati Mendadak di Meksiko
Saat ini tidak jelas apa yang bisa dicium anjing yang mungkin memberi mereka indikasi bahwa seseorang mengidap virus corona. Peneliti berspekulasi itu mungkin dari keringat yang baunya berbeda dari orang tanpa berpenyakit.
Ide mengerahkan anjing bukanlah hal baru. Sebab pada Juli lalu, diketahui bahwa anjing di Spanyol juga dilatih untuk tujuan serupa.
(Hantoro)