Steve Chesley dari NASA's Jet Propulsion Laboratory mengatakan lepasnya partikel-partikel tersebut tidak terduga bagi ilmu gravitasi di Bennu.
Baca juga: Peneliti Ungkap Asal Usul Terbentuknya Asteroid Oumuamua
"Kami mengira permukaan Bennu yang tertutup batu adalah penemuan kartu liar di asteroid, tetapi peristiwa partikel ini benar-benar mengejutkan kami," kata peneliti utama Dante Lauretta.
Potongan-potongan batu itu berukuran sekira 7 milimeter (0,25 inci). Tim OSIRIS-REx diperkirakan akan terbang ke permukaan Asteroid Bennu pada 20 Oktober 2020 untuk mengambil sampel.
(Hantoro)