Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi Ungkap Gamer Xbox Lebih Toxic Dibanding Gamer PlayStation

Farah Azka Gazali , Jurnalis-Minggu, 06 September 2020 |18:05 WIB
Studi Ungkap Gamer Xbox Lebih <i>Toxic</i> Dibanding Gamer PlayStation
(Foto: EssentiallySports)
A
A
A

JAKARTA – Bergabung dalam komunitas game menjadi salah satu cara menyalurkan hobi. Pemain dapat berbagi kesamaan dan semangat dalam bermain game favorit mereka. Namun toxicity dalam komunitas game menjadi sesuatu yang membuat semuanya tidak sedamai yang terlihat.

Melansir Comicbook, salah satu website bernama Top 10 Casinos bekerjasama dengan psikolog profesional telah melakukan studi dengan melibatkan hampir 1000 pemain. Studi ini dilakukan untuk memahami agresi pemain dan penyebabnya. Ini termasuk pemetaan konsol dan game apa yang memiliki statik toxicity tertinggi.

Untuk melakukan studi, peneliti menggunakan kuisioner Agresi Buss Perry berisi 29 pertanyaan. Dari kuisioner ini, peneliti menemukan fakta bahwa komunitas Xbox menjadi pemain yang menunjukkan sikap toxicity paling tinggi. Di lain sisi, Nintendo Switch berada pada posisi paling bawah.

Sementara itu untuk game, Tech Time melaporkan bahwa Call of Duty dan Battlefield menjadi dua game dengan tingkat toxicity tertinggi. Sikap ini meliputi agresi fisik, agresi verbal, dan amarah.

Sedangkan secara mengejutkan, game – diluar penembak orang pertama – milik Electronic Arts, Minecraft, berada pada peringkat utama untuk masalah kebencian dalam komunitas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement