JAKARTA - Teknologi berbasis wireless menjadi sesuatu yang cukup berkembang saat ini, utamanya pada perangkat elektronik. Namun jauh sebelum itu, Nikola Tesla telah memikirkan sesuatu yang jauh lebih besar. 130 tahun lalu, sang penemu telah mencoba untuk menghidupkan lampu dari jarak 2 mil menggunakan kumparan Tesla setinggi 140 kaki – tentunya ini tidak menggunakan kabel.
Sayangnya, impian itu belum bisa terwujud pada 1980. Percobaan Nikola Tesla berujung kegagalan dan amarah masyarakat akibat dinamo pembangkit listik warga terbakar. Namun berjarak lebih dari 100 tahun, impian ini belum redup.
Melansir Techspot, salah satu perusahaan startup energi asal Selandia Baru, Emrod, kini tengah melakukan uji penelitian untuk mewujudkannya.
Dilaporkan Singularity Hub, pada awal bulan Agustus lalu, Emrod telah menerima dana – yang tidak disebutkan jumlahnya – dari Powerco untuk melakukan uji penelitian tersebut. Powerco merupakan perusahaan utilitas terbesar kedua di Selandia Baru dan tentu ini cukup membantu untuk mendukung proyek tersebut.
Untuk melakukan uji penelitian, Emrod melibatkan empat buah komponen. Ini termasuk power source, antena transmisi, beberapa relai pemancar, dan rectenaa penerima.