Dr David Armstrong mengatakan, ketimbang membuat kandidat mana yang lebih mungkin menjadi planet, sekarang peneliti dapat mengatakan kemungkinan statistik yang tepat. Jika ada kurang dari 1 persen kemungkinan kandidat maka menjadi positif bukan planet, dan dianggap sebagai planet yang tervalidasi.
Baca juga: Guncangan Dahsyat Awali Peristiwa Kiamat Dijelaskan Alquran dan Sains
TESS NASA (Transiting Exoplanet Survey Satellite) telah mengidentifikasi 1.835 calon exoplanet dan tim misi mengharapkan jumlah akhir penemuan exoplanet oleh TESS menjadi sekitar 13.000. Dr Armstrong juga mengatakan bahwa hampir 30% planet yang diketahui hingga saat ini telah tervalidasi hanya dengan menggunakan satu metode dan tidak ideal.
Dr Armstrong menambahkan, survei seperti TESS diperkirakan memiliki puluhan ribu kandidat planet dan sangat ideal untuk dapat menganalisis semuanya secara konsisten. Sistem yang cepat dan otomatis seperti ini dapat menentukan planet yang tervalidasi dalam beberapa langkah secara efisien.
(Ahmad Luthfi)