Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lindungi Astronot, NASA Pelajari Matahari dan Cuaca Luar Angkasa

Farah Azka Gazali , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2020 |16:27 WIB
Lindungi Astronot, NASA Pelajari Matahari dan Cuaca Luar Angkasa
(Foto: NASA/Engadget)
A
A
A

Baca juga: Masya Allah, Tanda-Tanda Kiamat Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Ketiga sistem ini akan terus berubah bergantung pada matahari dan ruang di sekitar Bumi, dan inilah yang akan diteliti. Sehingga mana yang paling potensial dengan program heliofisika, itulah yang diluncurkan pada masa yang akan datang.

“Baik itu melihat fisika bintang kita, mempelajari aurora, atau mengamati bagaimana medan magnet bergerak melalui ruang angkasa, komunitas heliofisika berusaha untuk mengeksplorasi sistem ruang di sekitar kita dari berbagai sudut pandang. Kami dengan hati-hati memilih misi untuk menyediakan sensor yang ditempatkan dengan sempurna di seluruh tata surya, masing-masing menawarkan perspektif kunci untuk memahami ruang yang semakin dilalui oleh teknologi manusia dan manusia,” ucap Nicky Fox, Direktur Divisi Heliofisika di Direktorat Misi Sains NASA, dikutip MenaFN.

Merangkum Engadget, berikut ini lima misi paling potensial yang akan melakukan studi konsep di bawah program heliofisika

1. Solar-Terrestrial Observer for the Response of the Magnetosphere (STORM)

Disampaikan Thomas Zurbuchen, STORM akan dipimpin oleh David Sibeck dari NASA Goddard di Greenbelt, Maryland. Proposal satu ini akan berfokus pada magnetosfer dan pengaruh antar wilayah. Dengan fokus itu, proposal STORM menjanjikan “pandangan global pertama tentang sistem cuaca luar angkasa kita yang luas” menggunakan beberapa alat.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement