Sementara itu, untuk kategori “beresiko tinggi” sebagian besar diisi oleh spesies Cetacea atau mamalia laut. Ini termasuk paus abu-abu, paus pembunuh, dan paus beluga. Ada pula hewan mamalia lain seperti lemur hitam bermata biru dan Rusa Pere David juga termasuk dalam ketogiri ini. Sayangnya kedua hewan itu merupakan hewan terancam punah.
Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer
Sedangkan untuk kategori medium sebagian diisi oleh hewan peliharaan atau ternak seperti kucing, sapi, dan domba. Namun hewan terancam punah seperti Harimau Siberia juga termasuk dalam kategori ini. Adapun dengan temuan ini, peneliti pada akhirnya menyatakan bahwa Covid-19 menjadi penyakit Zoonosis atau penyakit yang dapat menular dua arah dari manusia dan hewan.
Namun hingga kini, peneliti belum dapat memastikan jika kelelawar dan hewan pengerat menjadi penyebar utama dari virus SARS-CoV-2. Meski kedua hewan mudah ditemui oleh manusia, peneliti belum dapat memastikan untuk wilayah alam liar. Sehingga sebagaimana disampaikan Science Daily, untuk saat ini peneliti masih memikirkan kemungkinan adanya inang perantara dari persebaran SARS-CoV-2.
(Ahmad Luthfi)