Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Percobaan Science Tentang Bunyi dan Suara Lewat Harmonika Sedotan

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2020 |10:26 WIB
Percobaan Science Tentang Bunyi dan Suara Lewat Harmonika Sedotan
Foto: Freepik
A
A
A

Hasil Percobaan dari Harmonika Sedotan

Udara yang ditiupkan di lubang sédotan akan menghasilkan bunyi yang berbeda satu dengan yang lain. Hal ini disebabkan oleh udara yang ditiup pada sedotan yang panjang akan mendapat hambatan yang lebih besar ketika udara keluar di ujung yang lain dibandingkan pada sedotan yang lebih pendek. Hambatan yang lebih besar ini yang menyebabkan kecepatan udara berkurang dan suaranya lebih rendah daripada yang sedotan yang lebih pendek.

Manusia mendengar suara atau bunyi saat gelombang bunyi yaitu getaran udara atau medium lain merambat dan sampai ke gendang telinga akibat adanya getaran melalui media tersebut. Sementara kuat atau lemahnya suatu bunyi yang diterima oleh telinga manusia, dipresepsikan berbeda pada masing-masing individu. Batas dari frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia yakni berkisar antara 20 Hz sampai 20 kHz.

 CM

(Yaomi Suhayatmi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement