PARA peneliti melihat adanya lonjakan gelombang gas beracun raksasa di seluruh Venus. Ini merupakan fenomena yang yang belum pernah terlihat sebelumnya di Tata Surya.
Awan selebar planet ini bergerak dengan kecepatan 200 mph melalui atmosfer atas Venus dan bersembunyi selama 35 tahun. Tim Internasional menemukan, gelombang tersebut meluas sejauh 4.660 mil yang disebut "gangguan atmosfer". Itu berarti sekitar 61.000 lapangan sepak bola.
"Jika ini terjadi di Bumi, ini akan menjadi permukaan frontal dalam skala planet," kata ilmuwan Dr. Pedro Machado dari Institut Ilmu Astrofisika dan Luar Angkasa di Portugal seperti dilansir dari nypost.
Venus pernah dianggap menjadi dunia yang layak huni seperti Bumi, tetapi sekarang tidak. Efek rumah kaca yang disebabkan oleh awan asam sulfat yang berputar-putar, telah meningkatkan suhu permukaannya hingga 465 C (869F) cukup panas untuk melelehkan timah.
